Selamat Hari Kartini

Dulu Kartini, sekarang kartono…
Hahaha itu cuma labaan. Perubahan zaman tak merubah Kartini harus jadi Kartono, atau sebaliknya. Wanita tak harus jadi pria, pria juga tidak boleh berlaku macam wanita. Masing-masing punya tempatnya, masing-masing ada porsinya.

Jika sekarang ada emansipasi wanita, bukan berarti wanita harus keluar dari kodratnya, bukan berarti harus menggeser pria, bukan berarti tidak punya norma. Setiap wanita dihargai karena kewanitaannya, memiliki sisi feminisme yang tak dimiliki oleh pria. Ia cantik tak hanya rupa, melainkan pemikiran yang selalu mengedepankan naluri, selalu bertindak dengan hati. Ia pandai menjaga diri, menjaga pandangan dan kehormatan. Ia juga lembut dan penuh kasih sayang.

“Selamat Hari Kartini.” Mari kita teruskan perjuangannya. Menjadi wanita yang cantik dan juga pintar, memiliki semangat untuk terus belajar. Tetap berbakti pada suami, menghargai pria, tak perlu merendahkannya. Maju bukan untuk saling meninju. Karena kita hidup berdampingan. Karena kita dicipta untuk saling melengkapi satu sama lain.

2 Komentar

Filed under Writing

2 responses to “Selamat Hari Kartini

  1. puang cahaya dewa

    salam dari bandung

    Hari kartinimu bukan hari kartiniku

    Masih layakkah kita memperingati hari kartini
    kalau masih ada perempuan Indonesia
    mencari nafkah dengan cara seperti ini,
    Walaupun halal
    http://esaifoto.wordpress.com

  2. @Puang cahaya dewa: salam,
    Kita tetap layak merayakan hari kartini. Dan setiap orang memiliki perjuangannya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s