Kunang-Kunang

kunang-kunangSewaktu kecil, aku takut dengan kunang-kunang. Cerita nenek dulu: kalau ada orang yang meninggal, maka setelah dikubur kukunya akan menjadi kunang-kunang. Percayakah kalian?

Apakah itu sebatas dongeng atau mitos belaka?

14 Komentar

Filed under Writing

14 responses to “Kunang-Kunang

  1. hey.. ternyata mitos ini ada di mana2 ya.. seingat saya, waktu kecil dulu klo malam lihat kunang2 dan ada teman yg mencoba memegang kunang2 kami akan berteriak : awas jgn dipegang, itu jelmaan dari kuku orang mati!

    puluhan tahun kemudian, saya ingin “memamerkan” bgmn rupa kunang2 ke anak2 saya sampai sekarang blm berhasil jg. kini, anak saya sdh berumur 15 thn, blm pernah lihat ujud kunang2..

  2. He he he..Ya tentu saja Mitos donk…
    Saya sangat senang dengan kunang2..waktu dulu itu di pinggir rumahku amasih ada sawahnya dan begitu banyak kunang2nya๐Ÿ˜‰

  3. lapor ndan tempat k3 aman…๐Ÿ™„

    “mitos atau tidak itu hanya salah satu cara orang tua kita memperingatkan kita kalo ga boleh keluyuran malem2…๐Ÿ˜€
    selain itu buat ngajarin kita biar rajin potong kuku..”:mrgreen:

    salam kenal dari ngajogjakarta.blogdetik.com/๐Ÿ˜€

  4. Masalah mitos itu aku tak tahu…
    Tapi sudah lama sekali aku tak menemukan kunang-2 di tempatku…

  5. ngomong2 soal kunang-kunang, temanku punya cerita syerem:
    Konon sewaktu dia mendaki gunung, dia lewat di sebuah jalan deket makam. Dia lihat kunang-kunang dan bernafsu menangkapnya karena tidak pernah melihat kunang-kunang sebelumnya. Pokoknya binatang yg mengeluarkan cahaya (itu saja sepengetahuannya).
    Nah, sebuah kunang-kunang terbang dia tangkap dengan tangan. masa dalam genggamannya dirasakan sebesar bola tenes. Dia belum sempat melihat sih, tapi langsung melepaskannya dan lari tunggang langgang.
    Entah dia bohong atau tidak, aku percaya saja. Setahuku dia orang yg serius.

  6. Wah ternyata sama, aku dulu waktu kecil juga dibilang gitu. Ternyata kunang2 itu cuma hewan ^_^

  7. sudah lama saya tak melihat kunang-kunang … Soal mitos itu aku malah gak tahu.

    Salam kenal yaaa

  8. hmm.. Kunang2 ya. Seumur2 baru keliatan sekali.

  9. he..em. kelihatan mata berkunang-kunang.

  10. ayayaya

    kalo aku..perutku yg berkunang-kunang coz laper.

  11. Coba tanyakan pertanyaan diatas ke TIM ASAL USUL Trans7๐Ÿ˜€

    kayaknya semua nenek kita dikampung dulu mempunyai mitos yg sama๐Ÿ˜€

  12. Sebentar lagi Hari Ibu. Mengapa tidak menulis puisi dan diikut-sertakan dalam Parade Puisi Cinta ?
    Ini intronya.
    —–

    Rasa cinta pasti ada

    Pada makhluk yang bernyawa

    Sejak dulu hinggi kini

    Tetap suci dan abadi

    Tak kan hilang selamanya

    Sampai datang akhir masa

    (Lagu Renungkanlah, ciptaan dan dinyanyikan siapa ya,lupaโ€ฆ)

    โ€”โ€”โ€“

    Apakah anda mempunya rasa cinta ? Jika ada tuangkanlah dalam puisi dan daftarkan pada acara PARADE PUISI CINTA di http://abdulcholik.com/acara-unggulan/acara-unggulan-parade-puisi-cinta

    Sahabat yang lain sudah disana semua,tinggal menunggu puisi anda. Hadiahnya menarik lho, maka segera ikuti acara unggulan ini.

    Salam hangat dari Surabaya

  13. @
    Aribicara: usulnya boleh juga.

    Pakde cholik: siap ikut pakde.

  14. kok gak ada cerita tentang itu yah waktu saya kecil?

    Justru bersyukur dong kalau tidak mengetahui mitos tentang kunang-kunang. Jadi enggak takut sama kunang-kunang. Sebenarnya sih, itu bisa2nya nenek kita saja untuk menakuti kita biar enggak main kalau malam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s