Sepotong Hati

Pada siapa kutitipkan sepotong hati yang beku ini?

Padamu kah..

yang memecah,

membelah,

atau mencairkannya.

Semarang, one day on 2004

Note : Puisi yang tak asing bagi seseorang di penggalan waktu yang bisu.

35 Komentar

Filed under Writing

35 responses to “Sepotong Hati

  1. titipkan pada orng yg mampu menjaga hati aja.. palagi klo hati yg beku.,. kan susah tuk dijaga..hehe..:mrgreen:

    Yang mampu menjaga hatiku kini..

  2. Hmm…, sudah lima enam tahun yang lalu…, lalu kini ada di mana?

    Entahlah.

  3. wuih… tak kira puisi di atas pemenang PCSB🙂
    **hati2 dan waspadalah dlm menitipkan sepotong hati

    Benar Gus. Tidak mudah menitipkan sepotong hati kepada seseorang. Haha…kan belum deadline, masa iya sudah ada pemenangnya.

  4. Lia.. ketika hatimu mencair, biarlah kunikmati lelehannya🙂

    terima kasih, Bundo🙂

  5. Lia.. ketika hatimu mencair, biarlah kunikmati lelehannya.

  6. hyaaa pagi-pagi ditangkep si Aki..!

    Aki siapa Bundo? Aki Cholik aliaz Pakde ?!

  7. yans amole

    ikutan yah…..:)

    Boleh boleh, dengan senang hati🙂

  8. tak kiro sepotong roti, ternyata hati…maklum bacanya pas lage laperrrrr

    Sepotong hati -ayam- pun masih bisa dimakan kalau oyen laperrr🙂

  9. sepotong hati, secangkir kopi, enak tenan… hahhaha…

    mba’e pesertanya semakin bertambah…. sukses acaranya………..

    Haha…iya, makin banyak saja. Terima kasih buat semua🙂

  10. koq sepotong mba?? kenapa nga seluruh nya🙂

    Harus ada yang tersisa, agar tak rusak semua.

  11. Rychan

    Apapun makanannya, mau hati mau pisang goreng minumnya tetap teh botol s*s*r*….😆

    sisir, maksudnya? hahaha.

  12. OMG. . . . .

    Lha jadi teka-teki jeng.
    Hehehe. . . .

    *kabur ah*

    Iya. Malah jadi teka-teki silam.

  13. entah jika harus kuterima titipan ini, maka kuberi diskon 50% :mrgreen:

    selamat malam & selamat beristirahat

    -salam hangat-

    Sepotong = discount 50%
    Bisa juga. Selamat beristirahat juga. Salam🙂

  14. Sebaiknya cairkan dulu, baru berikan…🙂

    Telah diberikan sebelum mencair, dan…

  15. Ram

    kalo cuma sepotong mana brasa mbak

    Berasa apanya?

  16. BiJe

    buat aku sepotong roti aja mba, lumayan buat sarapan…😀

    Tambah margarine, keju, coklat, dan susu. hemmm

  17. Mau ikutan lomba sendiri nih ceritanya? hehe

    puisi untuk siapa tuh? masa lalu?

    Ada deh🙂

  18. mbak aliaz asuik banget berpuisi..

    Satu bait kan, mbah? Berarti batiknya buat aliaz semua🙂🙂🙂

  19. simpel tapi penuh makna..
    hehehehe

    🙂

  20. sepotong hati bekumu pasti ada yang mampu mencairkannya…

    Ya, ada. Ada,

  21. sepotong hati itu
    tetap berada di tempatnya
    tak tergeser sedikitpun

    Hemm

  22. Puisi yang pantas menjadi pemenang

    Tapi bukan aliaz pemenangnya🙂

  23. Carilah yang bisa mencairkan kebekuan itu.
    Jangan titipkan ke saya, mas. Hehehehe…
    Salam.

    Mbak, barangkali?

  24. Titipkan saya saja sayang
    dijamin aman dan terkendali
    asal hatimu bersih lho..
    salam sayang selalu

    Waduh, soal bersih atau tidaknya saya tidak tahu persis. Hanya Allah yang paling tahu, Pakde.

  25. saya g mau dititpin hatinya mbak.
    saya mau hadiah batik pekolangonnya saja heheheh

    Kalau sepotong batik, mau Kang?

  26. jangan biarkan dia membeku………..

    Waktu itu, saya yang beku, Bunda.

  27. sepotong hati, hmmmmmmmm
    biarlah kalau itu tinggal kenangan tetap jadi kenangan

    Momen saat itu tinggal sepotong kenangan

  28. jangan lelehkan,
    nt sakit lho Mba😆

    Hem, jangan pernah.

  29. Salam kenal mbak Aliaz.

    Ahli puisi juga ya ?🙂

    Teman-teman yang ikut serta malah lebih ahli.

  30. Lalu pada siapakah, sepotong hatimu kamu serahkan…..?
    Kunjungan perdana, puisinya membuat penasaran….😦

    Pada seseorang..

  31. Hatinya yang telah membeku, terlalu lama disimpan di lemari pendingin kali, ya mbak?

    Bukan, cuma terlalu lama berada di kutub utara.

  32. hihi. puisi satu baitnya keyen ouyyy…😀

  33. Titipkanlah Sepotong Cinta pada seseorang yang membuat cintamu itu akan beranak cucu bagimu dan bagi semua orang.

    Titipkanlah Sepotong Cintamu itu pada seseorang yang tulus melihat kekurangan dan kelebihanmu

    Titipkanlah sepotong cintamu itu pada hati yang seluas samudera

    Titipkanlah Sepotong cintamu itu, Hanya pada orang yang takut kehilangan cinta

  34. bagus!

    SABUDI (sastra budaya indonesia)
    mari kita jaga bersama!

  35. aku bacanya gmn gitu..kocak tapi lucu..udeh gitu doank.
    oh iya sedikit informasi saja untuk Penghilang Selulit jawabannya ada disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s