About Tukeran Link

Teman-teman  yang mau tukeran link atau sudah pasang link aliazblog di blog kalian, tolong konfirmasi di komentar pada postingan ini ya.

Jadi aliaz tidak lupa dan punya PR untuk pasang link kalian..

Thank you 🙂

30 Komentar

Filed under Blogging

Mencari Anak

Seribu tikungan sudah kulewati. Jalan mana lagi di kota ini yang belum kusentuh dengan kaki letihku? Aku masih tidak percaya hari itu akan datang. Hari dimana aku harus kehilangan buah hatiku yang setiap detik memaknai hidup kami -aku dan suami.

Suami masih menyalahkan diriku atas peristiwa itu. Hubungan kami makin memburuk, dan itu membuatku makin terpuruk. Aku berupaya tegar dan tetap dalam kesadaran -maksudku tidak membiarkan stress mengambil alih akal sehatku- sehingga aku tetap bisa berpikir jernih dan mampu mengambil langkah-langkah kedepan untuk menemukan buah hatiku. Menyerahkan semua ini pada tuan-tuan polisi rasanya tidak adil. Dan aku tidak sabar menanti berita baik, yang tidak pasti.

to be continue…

30 Komentar

Filed under Writing

Siapa Bilang Siapa

Negeriku sedang bermuram durja

Petaka datang dari mulut pendusta

Berikut percakapannya:

Siapa?

Yang bilang siapa?

Si… bilang disuruh siapa?

Yang tak berani ngaku siapa?

Lalu yang benar siapa?

Hujat menghujat demi memutar balikkan fakta

Yang benar terkubur bersama kebenarannya,

yang salah mencari akal untuk menutupi kesalahannya

Siapa berani bilang siapa

Hanya menunggu waktu yang bicara

atau Tuhan saja yang tahu jawabnya

Aliazblog on Januari 2010

8 Komentar

Filed under Writing

Error

Tahun baru…

Badan error,

Komputer error,

Hape error,

Konektivitas internet error,

Semuanya Error Djarot

3 Komentar

Filed under Diary

What Do You Think?

I received an email like this:

How are you doing? I tried to reach you through phone before I traveled, to inform you of my trip to London UK, for a programmed but it were not going through. I arrived London safely. But presently, I’m having some problems; I misplaced my wallet on my way to the hotel. Inside my wallet, I have most of my valuable items which I traveled with like my credit card, money and my telephone contact diary. Now, I have to sort out my bills I owe at the hotel so that I can start preparing to return home. I need you to lend me some money. The amount needed is 1500Pounds Please, I want you to loan me this money to enable me settle this bills or whatever you can afford to assist me with. I was told i can receive money here via a money transfer service called Western Union Money Transfer, Kindly help me have the money sent to my information below as soon as you get this mail.

Name ********
Address ****** St –
State London
England
Zipbode ****

I promise I’ll Refund the money back to you as soon as i return. I know I could count on you that is why i am contacting you on this issue. I am very frustrated at the moment because I am so stranded with the loss of my wallet. Please let me know if you can be of any help. A friend in need is a friend in deed. Please email me with the details which will be on the receipt given to you by western union so i can make pick up of funds and be out of here, better still you can help me scan the western union receipt.
I will be waiting to hear from you as soon as possible with the transfer information’s so that i can be on the next available flight out of here.
Regards

What do you think? Is he really needed a help?

Intinya begini:
Dia telah kehilangan dompet beserta isinya. Nah, dia kirim email ke saya untuk minta bantuan mentrasfer sejumlah pounds ke rekening Western Union, tapi dia niatnya pinjam dan akan mengembalikan uang tersebut kelak.

Bagaimana menurut kalian? Apakah dia benar-benar membutuhkan bantuan?

14 Komentar

Filed under Diary

“Hey…” Ini Kan “Hari Ibu”

Kasih mama kepada Didan tak terhingga sepanjang masa.

Hanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia

Begitulah tembang yang selalu kudendangkan untuk buah hatiku: Muhamad Zaidan Az Zumar. Sedikit mengubah lirik pada lagu tersebut..

Perlahan serasa mengharu biru, air mata menetes tatkala tersadar betapa tulus kasih dan sayang seorang ibu kepada anaknya -seperti yang kurasakan sekarang. Ibu dengan kasih sayangnya yang tak bertepi, seiring doa yang terus mengalir tiada henti, tapi aku -sebagai seorang anak- masih belum bisa mempersembahkan yang terbaik untuknya.

Hanya do’a ini yang selalu kupanjatkan kepada  Sang Pemilik Waktu:

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo

“Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan dosa ayah ibuku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sewaktu aku masih kecil.”

Note:  “Hey…” Ini kan “Hari Ibu”

Say something to your Mom!

9 Komentar

Filed under Diary, Writing

Today “Bingung”

Feel so blank.

Don’t know what to do?

Posting blog, have no idea.

Really really “Bingung”

7 Komentar

Filed under Diary